Asupan Makanan Untuk Menambah Berat Badan Janin

Asupan Makanan Untuk Menambah Berat Badan Janin – Mendapatkan momongan merupakan impian bagi para pasangan yang setelah melakukan pernikahan. Ibu yang sehat mencerminkan kondisi janin yang dikandungnya. Maka dari itu, dilakukannya program – program yang menunjang kehamilan serta kesehatan janin dalam kandungan.

Tidak sedikit ibu hamil yang menjaga postur tubuhnya agar tetap memiliki body yang bagus setelah melahirkan. Hal ini berdampak pada asupan makan bumil yang mulai untuk dikurangi. Padahal, janin dalam kandungan lebih membutuhkan zat gizi yang berasal dari asupan sang ibu. Untuk membentuk organ – organ tubuh serta menambah berat badan janin. Pasalnya, bayi yang lahir dengan Berat Badan Lahir Kurang (BBLR) akan sangat berbahaya dikemudian hari setelah hari. Ada 100 HPK (Hari Pertama Kehidupan) yang merupakan masa keemasan dimana pertumbuhan otak dan sistem imunitas dibentuk.

Maka dari itu, menjaga berat badan janin sangat penting demi kesehatan bayi setelah melahirkan kelak. Nah, berikut akan saya bagikan beberapa jenis makanan yang dapat meningkatkan berat badan janin.

Asupan Makanan Untuk Menambah Berat Badan Janin

Makanan Kaya Protein

Kita pasti sudah tahu fungsi protein karena hal ini sudah dijelaskan sejak sekolah dasar jika masih ingat. Ya, fungsi protein salah satunya yakni untuk membentuk sel – sel dalam tubuh serta meregrenerasi sel – sel yang rusak. Makanan yang kaya protein diantaranya kacang – kacangan seperti tahu dan tempe, daging merah, dada ayam serta hati ayam.

Mengkonsumsi Ikan Laut

Ahir – ahir ini pemerintah melalui kementrian kesehatan dan kelautan menggerakkan program yang diberinama “Gemar Makan Ikan”. Selain memiliki wilayah laut yang luas serta beranekaragam jenis ikan, mengkonsumsi ikan laut juga baik untuk janin ibu hamil serta orang sehat. Ikan yang bagus dikonsumsi ibu hamil diantaranya ikan salmon, ikan sarden dan ikan tuna.

Baca Juga  Cara Merawat Payudara Bagi Ibu Hamil

Ikan salmon memiliki kandungan asam amino esensia, DHA, EFA, Protein, Vitamin A serta Antikoksidan yang semua memiliki peran penting untuk pertumbuhan dan menambah berat badan janin. Dengan kandungan zat gizi yang lengkap ikan salmon ini harganya sedikit mahal dipasaran dan agak sulit utuk ditemukan.

Mengkonsumsi Susu Ibu Hamil

Mengkonsumsi susu khusus ibu hamil juga sangat dianjurkan tetapi dalam porsi yang normal dan tidak berlebihan. Namun, ibu hamil juga harus pintar – pintar dalam memilih jenis susu. Pasalnya, susu yang mengandung banyak gula buatan serta zat – zat pengawet sangat dilarang dikonsumsi untuk bumil. Pilihlah susu yang mengandung zat gizi komplit serta yang baik untuk menunjang kesehatan ibu dan janin yang dikandung.

Perbanyak Makan Sayur dan Buah

Sayur dan buah haruslah menjadi menu yang harus ada setiap kali ibu hamil makan. Pola makan yang dianjurkan yakni dalam porsi kecil tetapi sering. Nah, untuk sayur anda bisa mengolahnya dengan cara direbu ataupun ditumis. Untuk makanan goreng – gorengan harap untuk dihindari terlebih dahulu pasalnya makanan gorengan mengandung lemak yang kurang baik untuk tubuh.

Sayur dan buah baik untuk ibu hamil terutama sayuran yang berwarna hijau segar. Sebisa mungkin memiliki kebun sendiri agar buah dan sayur minim dari kandungan pestisida.

Konsumsi Suplemen dan Vitamin

Suplemen dan vitamin merupakan solusi cepat untuk mencukupi kebutuhan zat gizi selama kehamilan. Gizi ibu baik maka janin dalam kandung dapat dipastikan memiliki berat badan yang ideal pula. Namun, untuk jenis suplemen atau vitamin ibu hamil bisa ditanyakan ke dokter jenis dan dosis konsumsinya. Hal ini dikarenakan penggunaan suplemen dan vitamin jika berlebihan akan berdampak buruk bagi ibu dan janin yang dikandungnya.

Baca Juga  Cara Mengecilkan Perut Buncit dengan Cepat

Baca juga : Makanan sehat 

Demikian ulasan mengenai Asupan Makanan Untuk Menambah Berat Badan Janin, jangan lupa untuk melakukan olahraga seperti jalan santai serta minum air putih yang cukup. Selain itu, perhatikan porsi saat anda makan. Karena ibu hamil tidak hanya mencukupi dirinya sendiri tetapi juga janin yang dikandungnya. Selain itu, rajin – rajinlah untuk memeriksakan kandungan ke dokter agar mendapat informasi kesehatan dari janinnya secara lengkap dan mendetail.